Kulkas Kecil? Ini Tips Memaksimalkan Penyimpanan Kulkas

Kulkas Kecil? Ini Tips Memaksimalkan Penyimpanan Kulkas

Kulkas pertama kali diciptakan pada tahun 1939. Kehadiran kulkas menjadikannya penemuan teknologi revolusioner pada masanya dan sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan rumah tangga.

Dengan temperatur yang dingin pada kulkas, dapat membuat makanan dan minuman bisa lebih awet untuk penyimpanan jangka waktu lama.

Karena kulkas dapat menyimpan bahan makanan dalam jangka waktu yang lama saat dibekukan, hal ini bisa menjadi suatu kepraktisan. 

Maka tidak heran kulkas dengan teknologi freezer-nya menjadi suatu keajaiban pada awal kehadirannya di abad ke-20.

Sejak kehadiran kulkas, menyimpan makanan dan minuman menjadi lebih praktis. Namun, bukan berarti kulkas hanya dijadikan tempat penyimpanan saja. 

Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan, supaya kulkas bisa menyimpan semua makanan dan minuman secara maksimal.

Berikut tips memaksimalkan penyimpanan makanan dan minuman dalam kulkas.

Tidak Semua Makanan dan Minuman Harus Masuk Kulkas

Pertama, memilih makanan dan minuman yang perlu masuk kulkas, karena tidak semua jenis makanan dan minuman harus didinginkan. 

Jika memasukan semua makanan dan minuman ke dalam kulkas, akan membuang ruang di dalamnya yang bisa digunakan untuk menyimpan hal lainnya.

Ada beberapa bahan makanan yang tidak perlu dimasukan ke kulkas, seperti bumbu masakan, kacang-kacangan, saus tomat dan sambal.

Untuk makanan yang tidak perlu masuk ke kulkas, kamu bisa taruh di dalam toples kaca dan berikan label sebagai tanda pengingat.

Menjaga Suhu Optimal Kulkas

Saat kamu membeli kulkas, ada baiknya mempelajari buku manual yang diberikan untuk mengetahui suhu optimal menggunakan kulkas.

Karena produsen kulkas sudah mengatur suhu optimal untuk makanan dan minum, yang disimpan agar terjaga kualitasnya.

Pada umumnya suhu optimal dalam kulkas adalah 4 derajat Celcius. Kemudian untuk freezer, suhu optimalnya di -18 derajat Celcius.

Zona Dingin Dalam Kulkas

Setelah mengatur suhu optimal, berikutnya dalam mengatur zona dingin di dalam kulkas. 

Perlu kamu ketahui area dalam kulkas memiliki zona dingin yang berbeda-beda.

Sebagai contoh, bagian dalam kulkas akan lebih dingin dari bagian pintu kulkas.

Dengan cara ini, kamu bisa lebih mengetahui dan menentukan strategi dalam menyimpan makanan dan minuman.

Wadah Penyimpanan

Pada umumnya, ketika menyimpan makanan dan minuman dalam kulkas haruslah kedap udara. 

Jika tidak, hawa dingin akan mengenai makanan yang disimpan dan mempercepat pertumbuhan bakteri serta jamur.

Ada beberapa cara yang bisa digunakan sebagai wadah penyimpanan, untuk makanan mentah dapat menggunakan toples kaca atau plastik.

Wadah penyimpanan yang masuk ke kulkas bisa kamu beri label dan tanggal untuk lebih jelas dan sebagai pengingat.

Penataan Kulkas

Seperti yang kita tahu, kulkas pada umumnya terdiri dari beberapa bagian, tingkatan laci dan juga rak yang berfungsi menyimpan makanan dan minuman dengan ukuran berbeda-beda.

Ketika kamu sudah mengetahui zona dingin dan menjaga suhu optimal, kamu bisa dengan mudah menatanya pada laci atau pun rak di kulkas. 

Jika kamu sudah menata sedemikian rupa, namun masih ada makanan dan minuman yang tidak bisa masuk. 

Maka kamu membutuhkan Lyan Fridge Hanging Organizer dari Grinn Living. Cara ini bisa memaksimalkan seluruh ruang yang ada dalam kulkas.

Karena posisinya dapat digantung maka kamu bisa menyimpan berbagai jenis makanan dan minuman favoritmu.

Beberapa fitur unggulan Lyan Fridge Hanging Organizer adalah, telah tersertifikasi Food Grade, bebas BPA. Sehingga aman untuk menyimpan makanan. Juga dapat ditumpuk, yang bisa mempermudah proses pengambilannya.

Dapatkan Lyan Fridge Hanging Organizer melalui website grinnliving.com .

Share: